Video Gelar Evaluasi Monev PPID, BRMP Pascapanen Berkomitmen Tingkatkan Layanan Publik
Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian (BRMP Pascapanen) melaksanakan kegiatan Evaluasi Monev Keterbukaan Informasi Publik secara daring pada Senin, 19 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola informasi publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Acara dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Pascapanen, Andini Ramadhani, yang hadir mewakili Kepala BRMP Pascapanen. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapoksi Pengelolaan Informasi Publik Agung Hari Ismanto, Katim Pengelolaan Layanan Informasi dan Dokumentasi Nadya Fajardinni, perwakilan PPID Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian serta seluruh pegawai BRMP Pascapanen.
Dalam sambutannya, Andini Ramadhani menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Lebih lanjut, Andini berharap melalui kegiatan evaluasi ini dapat dilakukan identifikasi terhadap berbagai aspek yang masih perlu diperkuat, baik dari sisi tata kelola PPID, kualitas layanan informasi, pengelolaan media digital, maupun inovasi pelayanan publik. Dengan demikian, BRMP Pascapanen dapat terus mendukung kebijakan dan upaya keterbukaan informasi publik di lingkungan Kementerian Pertanian secara optimal.
Sementara itu, Kapoksi Pengelolaan Informasi Publik Agung Hari Ismanto menyampaikan bahwa secara poin maupun peringkat, BRMP Pascapanen mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, tantangan pada tahun 2026 akan semakin besar karena adanya penambahan jumlah Eselon II di lingkup Kementerian Pertanian sehingga persaingan dalam penilaian keterbukaan informasi publik dipastikan semakin ketat.
Agung juga berpesan agar seluruh jajaran dapat mempertahankan capaian aspek yang sudah baik sekaligus meningkatkan aspek-aspek yang masih menjadi kekurangan pada tahun sebelumnya, khususnya dalam inovasi layanan keterbukaan informasi publik.
Agung mencontohkan sejumlah layanan publik BRMP Pascapanen yang berpotensi dikembangkan menjadi inovasi layanan informasi, seperti pohon industri dan data komposisi pangan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat luas.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, BRMP Pascapanen diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik secara berkelanjutan serta memperkuat komitmen sebagai badan publik yang informatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Simak Videonya di link: https://www.facebook.com/reel/2041248677268357
#KitaMulaiCaraBaru